Selular Generasi Kedua (2G)
Perkembangan teknologi wireless selular yang sangat ambisius memacu munculnya selular dengan sistem digital, tidak lama setelah perkembangan 1G. Sistem ini mempunyai modulasi yang efisien karena menggunakan sinyal digital untuk channel voice. Telepon digital akan mengubah atau mengonversi suara menjadi informasi biner (1 dan 0) dan melakukan pemampatan data atau kompresi data. Kompresi ini dapat digunakan untuk melayani panggilan 3 hingga 10 telepon digital seperti pada space ruangan yang digunakan pada model panggilan analog tunggal.
Sistem selular digital mengandalkan frequency shift keying (FSK) untuk mengirim data keluar masuk melalui AMPS. FSK menggunakan dua buah frekuensi, satu untuk digit 1 dan yang lain untuk 0. Tukar menukar terjadi secara cepat antara pengiriman informasi digital pada tower selular dengan telepon. Modulasi dan skema enkode yang baik sangat dibutuhkan untuk mengonversi dari informasi analog ke digital, kemudian melakukan kompresi serta menerjemahkan kembali data tersebut. Selanjutnya, perawatannyalah yang akan menentukan kualitas suara.
Pengembangan versi sistem 2G (sering disebut pula 2.5G) memasukkan sistem modulasi yang lebih baik dengan meningkatkan data rate dan efisiensi spectrum. Perkembangan teknologi pemaketan data berkembang dengan pesat dengan munculnya General Packet Radio Service atau (GPRS), yang memungkinkan data rate yang cepat melalui sistem GSM. Data rate maksimum yang melalui GPRS adalah 172,2 Kbps dan digunakan pada peralatan yang telah didesain untuk mendukung GPRS. Pengembangan GPRS adalah Enhanced Data Rate for Global Evolution (EDGE) yang menghasilkan data rate hingga 474 Kbps.
GSM pada awalnya adalah singkatan dari Grupe Speciale Mobile, setelah menjadi standar internasional akhirnya disebut Global System for Mobile Communications. Pengembangan GSM dimulai pada tahun 1982 dengan anggota 26 perusahaan nasional telepon Eropa. Pada tahun tersebut, Conference of European Postal and Telecommunications Administrations (CEPT) mencoba menyeragamkan sistem selular Eropa ke dalam frekuensi 900 MHz.

Leave a Reply